Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2018

Laporan Keuangan Regu De Dublob

Laporan keuangan Regu Dublob

Belanja Sayur dan Bumbu dari rumah:
Ratri : Rp. 48.000 Anja : Rp.  25.000 Ceca : Rp. 17.000 Andini : Rp. 1.000 Total  : Rp. 130.000


Beli keperluan di Pulau :

Di P. Untung Jawa
Kelapa 2 : Rp. 40.000
Belanja di P. Pramuka
Bakso mentah 15 biji : Rp. 15.000 Telur 8 butir : Rp. 20.000 Air minum : Rp. 6.000 Makan siang : Rp. 68.000  Beli sarapan di pelabuhan P. Pramuka : Rp. 20.000

Total : Rp. 129.000

Total semua uang yang dipakai : Rp. 490.000

Jadi setiap orang dapat uang Rp. 98.000

Day 5: Bye Kepulauan Seribu!

Seperti biasa, pagi itu kami dibangunkan oleh Kaysan untuk subuhan. Hari itu aku benar-benar tak ingin bangun, karena anginnya sedang kencang dan itu membuatku menjadi mager. Bangun-bangun, Adinda langsung mengeluh padaku karena katanya aku menendang kepalanya. Tak kebayang bagaimana posisiku, tapi hal itu sebenarnya bisa terjadi sih.

Aku yang mengungsi di tenda Regu Putri Do-Young memutuskan untuk bangun dan mengecek reguku. Wah, ternyata Anja sudah bangun dan sudah mengamati komporku. Ternyata dia bingung cara mengeluarkan gas dari kompor itu. Melihatnya, membuatku geli karena cara dia mengamati kompor, seperti mengamati serangga yang sudah sangat langka. Setelah puas menertawakan Anja (aku ketua yang buruk), aku akhirnya membantunya mengeluarkan gas.

Untuk memulai hari, aku membereskan flysheet, matras, dan tali jemuran reguku. Dan hari itu aku harus melakukan kegiatan yang paling aku benci. Bukan hanya pulang, tapi harus packing ulang. ARGH sangat merepotkan! Karena buatku packing …

Day 4: Makan Pasir?!

Hari ini kami akan bersenang-senang!!! Untuk memulai keasyikan hari ini, kami harus memasak dulu untuk sarapan. Pertamanya, kami berniat untuk memasakn capcay. Tapi ternyata semua sayuran yang kami bawa dari rumah sudah basi! Satu-satunya sayuran yang selamat adalah kentang. Untungnya kami punya juru masak yang hebat dan kreatif yaitu Anjaaa!!! Anja dengan sigapnya mengolah kentang-kentang tadi, menjadi kentang goreng yang gurih dan lezat sekali. Aku mencoba membantu Anja menggoreng kentang, tapi tanganku malah kesiram minyak panas. Untung ada obatnya Kaysan, jadi tanganku baik-baik saja. Karena masakannya Anja enak sekali, hampir semua anak dari kelompok lain meminta kentang gorengnya.

Setelah sarapan, kami pergi jalan mengelilingi Pulau Karya. Pulau Karya bukanlah pulau yang besar, menggampangkan kami untuk mengelilingi pulaunya. Kami berjalan diatas pembatas yang terbuat dari semen, tapi pembatasnya putus-putus. Jadi kami harus turun ke laut sedikit, lalu naik keatas jalan lagi. S…

Day 3: Pindah Pulau!

Pagi itu aku menemukan diriku mandi untuk pertama kalinya dalam eksplorasi ini. Aku mandi juga hanya karena rambutku sudah sangat lepek dan kotor. Air yang kupakai untuk mandi rasanya asin, jadi bikin eneg kalau mau sikat gigi. Aku harus membawa air minum ke dalam kamar mandi untuk sikat gigi. Dan tidak sadar, ternyata aku sudah menghabiskan 25 menit di kamar mandi. Biasanya aku mandi cuman 15 menit.

Setelah keributan di kamar mandi pagi itu, aku dan teman-teman akhirnya bisa berangkat ke Rumah Makan Ibu Sani untuk sarapan disana. Sarapan hari itu sangat lezat! Aku memakan nasi uduk dengan bihun, ditambah kuah telur yang terasa seperti sambal. Sialnya pagi itu, galon yang berisi air refill sudah habis! Aaaah mana aku lagi sangat kepedesan pula. Jadi aku meminta minumnya Katya, weheheh.

Pada pukul 07.20, kami siap-siap mau ke dermaga untuk pergi ke Pulau Pramuka. Jam 08.00 kami akan berangkat ke dermaga, tapi mumpung masih ada 30 menit lagi, aku dan beberapa temanku memutuskan untuk ja…

Day 2: Bersosialisasi yuk?

"Aduh ini gimana sih nyalainnya?!!" tanya Andini pada jam 4.00 pagi. Aku yang masih tergeletak di lantai menatap Andini dengan tatapan lelah. Aku sudah bilang "ditepok dulu itunya", tapi tetap saja Andini tidak bisa menyalakan lampu kamar mandi. Jadi dengan berat hati, aku bangun dan membantu menyalakan lampu kamar mandi untuk Andini. Ya walaupun abis itu aku tidur lagi sih.

Selama teman-teman sholat shubuh, aku, Tata, dan Ceca menunggu di kamar Tata sambil ngobrol-ngobrol. Tak lama setelah teman-teman selesai sholat, kami bersiap-siap untuk sarapan! Pagi itu saat aku dan teman-teman sereguku sampai di warung makan, kami melihat teman-teman yang sudh sampai pada ketawa ngakak dan ribut. Karena ingin tau, aku bergegas lari ke dekat mereka. Ternyata botol minum Fakhri menciut saat dituangkan teh panas didalamnya HAHAHAH. Melihatnya, aku langsung tetawa terbahak-bahak. Sumpah itu lucu banget! Setelahnya, kami makan dengan waras dan tidak ada apa-apa. Jadi setelah kami…

Day 1: Petualangan Baru yang Seru!

"nit nit nit nit" bunyi alarm memenuhi kamarku. Ternyata aku berhasil bangun jam 04.00! Aku bangga dengan diriku. Setelah mengumpulkan nyawaku kurang lebih 30 menit, akhirnya aku beranjak dari tempat tidur untuk menyiapkan diriku yang harus berangkat menjadi anak pulo untuk 5 hari. Pagi itu aku sudah tidak sabar untuk berangkat, jadi aku bergegas menyelesaikan semua kegiatan yang kulakukan.

Akhirnya aku bisa terlepas dari rumah jam 5.00 dan memulai perjalananku ke Pelabuhan Sunda Kelapa. 1 jam dan 30 menit perjalanan aku habiskan dengan tidur lagi, yey. Tidak sadar, aku bangun dan langsung melihat kapal-kapal yang sedang berlabuh untuk mengangkut penumpang.Di kejauhan, aku melihat Anja dan Tata yang sudah asyik membicarakan sesuatu.

"RATRIIII" teriak Anja dan Tata ketika aku turun dari mobil. Memang jadi idol itu susah ya, banyak fans-fans fanatik gituh. Dengan separuh nyawaku, aku lari dan memeluk mereka. Kami berbincang, membicarakan banyak hal. Ya banyak hal it…

PraTugas Ekspedisi

Pada tanggal 16 Juli 2018, Pramuka Penggalang Oase akan pergi eksplorasi ke Kepulauan Seribu. Ini adalah tugas yang harus kulaksanakan sebelum berangkat!

Jurnal Alam - Tumbuhan di Pulau Rambut