Selasa, 03 Oktober 2017

Tantangan Mini Exploration (Food Research)

Halo! Aku masih mengerjakan tantangan-tanntangan Mini Exploration, tinggal 1 lagi. Yeayy!!!
Nah, tantangan yang ini menurutku agak susah. Dari dulu aku tidak pernah berani berbicara dengan orang asing, di tantangan yang ini aku terpaksa berbicara dengan orang yang tidak aku kenal.

Untuk tantangan ini ada 3 topic sebagai bahan riset. Ada kue, ikan, dan sayur. Aku memilih ikan sebagai bahar risetku. Kenapa? Karena pedagang ikan di pasar, orangnya ramah, dan dapat memberi informasi yang banyak. Jadi pada tanggal 2 Oktober 2017, aku pergi ke Pasar Segar Galaksi bersama mama untuk mewawancarai pedagang ikan.

Hal-hal yang aku dapatkan setelah mewawancarai pedagang ikan:
  • Nama: Mas Nana
  • Ikan-ikan yang dijual Mas Nana dikirim dari daerah Cirata pukul 04.00 pagi. 
  • Rata-rata setiap harinya ikan dagangan Mas Nana laku:
    • Lele: sekitar 30 kg
    • Nila: sekitar 20 kg
    • Mas: sekitar 10 kg 
    • Patin: sekitar 5 kg
    • Mujahir: sekitar 10 kg
    • Gurame: sekitar 10 kg
  • Harga ikan/kg:
    • Lele: Rp 25.000,00/kg
    • Nila: Rp 30.000,00/kg
    • Mas: Rp 30.000,00/kg
    • Patin: Rp 30.000,00/kg
    • Mujahir: Rp 30.000,00/kg
    • Gurame: Rp 50.000,00/kg
  • Supaya ikan-ikan yang dijual oleh Mas Nana selalu sehat dan tidak stress, Mas Nasib sering mengganti airnya (sehari 3 kali ganti)
  • Mas Nana berusaha sangat keras supaya dagangannya laku. Setiap hari Ia harus berurusan dengan tangan yang amis, sirip ikan yang kadang membeler tangannya, pelanggan yang kadang complain, dan lain sebagainya. Tapi Mas Nana selalu semangat dalam pekerjaannya ini, supaya dapat mencukupi kebutuhan hidupnya. 
Mas Nana sangatlah ramah dan ketika aku wawancarai, Mas Nana menjawabnya seperti mengobrol. Aku jadi agak santai dan tidak deg-degan lagi karena keramahannya itu. Dari wawancara ini, aku belajar cara memulai pembicaraan yang sopan, dan aku juga belajar bahwa pedagang-pedagang di pasar berusaha sangat keras supaya barang jualannya laku. Karena ini, sekarang aku lebih menghargai makanan yang aku makan, setelah melihat perjuangan para pedagang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar